Jumat, 9 November 2007

Bandung Creative City (BCC) akan dimulai pada Agustus 2008, di mana sejumlah negara secara rutin akan memantau perkembangan Bandung sebagai pilot project industri kreatif hingga Agustus 2010.

Berikut ini wawancara Bisnis dengan Direktur Urbane Indonesia M. Ridwan Kamil mengenai konsep, proses perjalanan dan tujuan BCC dilihat dari kacamata pelaku industri kreatif.

Apa konsep BCC menurut Anda sebagai perwakilan Indonesia pada pertemuan di Yokohama Juli lalu?

Sebenarnya proyek ini merupakan kampanye untuk menciptakan kesadaran dan kepedulian dunia internasional terhadap potensi Bandung sebagai kota kreatif. Tentu saja sebelum kampanye ke luar, seluruh komponen yang ada di Kota Bandung mulai dari pemerintah hingga masyarakat harus mengerti dan peduli.

Seberapa besar potensi Bandung untuk bersaing menjadi kota kreatif di tingkat internasional?

Bandung punya potensi besar untuk mengembangkan kehidupan masyarakat berdasarkan kreativitas. Berawal dari individu kreatif, komunitas kreatif, industri kreatif, ekonomi kreatif, hingga kota kreatif. Sebenarnya hal ini sudah ada di Bandung, hanya belum terpetakan dengan baik dan dikelola secara maksimal.

Tantangan apa yang akan dihadapi selama mengembangkan BCC?

Tantangan terbesar adalah bagaimana menciptakan kepedulian publik, termasuk pemkot,dan mengubah kepedulian tersebut menjadi nilai ekonomis yang signifikan terhadap perkembangan perekonomian Kota Bandung.

Apa tujuan akhir proyek ini selain meningkatkan ekonomi kota dan pengakuan internasional?

Kita ingin semua jaringan industri kreatif yang selama ini tidak terdata bisa terkumpul dan menarik kembali para insan kreatif Indonesia, khususnya Kota Bandung yang selama ini lari ke luar negeri akibat frustasi dengan tidak adanya dukungan dari pemerintah.

Tidak sedikit jumlah mereka yang lari ke Singapura, Hong Kong, hingga AS karena merasa kesulitan merealisasikan ide di Indonesia akibat sistem yang tidak mendukung. Padahal jumlah mereka cukup banyak dan pastinya akan terus bertambah.

Harapan Bandung sebagai kota kreatif bisa menarik perhatian mereka untuk kembali ke sini dan membangun ekonomi kreatif mulai dari Bandung.

Pewawancara: Fita Indah Maulani (Kontributor Bisnis Indonesia)
Sumber: Bisnis Indonesia Online