Selasa, 23 Oktober 2007

Sumbangan industri ekonomi kreatif seperti seni, musik, fashion, dan periklanan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat.

Tahun ini kontribusi industri ekonomi kreatif diperkirakan mencapai 4,75 persen terhadap PDB Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers di sela-sela ‘Trade Expo Indonesia’ di Jakarta International Expo, Kemayoran, Selasa (23/10/2007).

Mari menjelaskan paling tidak ada 3 sub kategori ekonomi kreatif yang kontribusinya paling besar yakni fashion 30 persen, kerajinan 23 persen dan periklanan 18 persen.

Industri kreatif telah menyerap 3,7 juta tenaga kerja atau 4,7 persen lapangan kerja di Indonesia dan telah memberikan kontribusi ekspor sekitar 7 persen“, ujar Mari.

Menurut Mari angka itu masih estimasi kasar dan belum mencerminkan sumbangan keseluruhan yang hingga akhir tahun diperkirakan akan terus naik, khususnya industri musik dan fashion.

“Itu masih bagian dari pekerjaan rumah kami untuk meningkatkan terus industri ekonomi kreatif termasuk perlindungan atas HAKI“, ujarnya.

Berdasarkan data BPS, industri ekonomi kreatif terdiri dari 15 kategori. Selain 3 kategori tadi ada juga arsitektur, desain, pasar seni, film dan video, musik, software, hiburan interaktif, seni pertunjukan, penerbitan dan jasa komputer.

Sumber: Detik Finance